Sabtu, 08 September 2012

Abubakar: “Hindari Malapetaka Pengelolaan Keuangan”

Bandung Barat, (bedalagi.com)- Bupati Bandung Barat, H. Abubakar menghimbau kepada segenap aparat pemerintah agar senantiasa melakukan pengelolaan keuangan dengan baik, sehingga proses penganggaran bisa terlaksana tepat waktu dan tepat sasaran agar bisa dipertanggung jawabkan dengan benar. Hal tersebut dilakukan agar para pengelola keuangan bisa terhindar dari malapetaka yang tidak diinginkan, mengingat permasalahan keuangan sangat rentan dan berhubungan langsung dengan aparat penegak hukum.

“Karena, tidak sedikit aparat pemerintah yang terjebak dan terjerat permasalahan hukum akibat adanya ketidak pahaman dalam melakukan pengelolaan keuangan,” Ujar Abubakar ketika membuka Bimbingan Teknik (Bimtek) Sistem dan Prosedur Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Bandung Barat Tahun 2012, Kamis (6/9).

Oleh karena itu, Abubakar meminta segenap aparat Pemda Kabupaten Bandung Barat terutama yang bertugas melakukan pengelolaan keuangan agar menguasai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku sehingga bisa terbebas dari jeratan hukum. Mengingat, godaan yang dihadapi sangatlah berat, karena berhadapan dan bersentuhan langsung dengan uang negara secara fisik.

Untuk menghindarinya, Abubakar mengingatkan untuk selalu mendokumentasikan setiap kegiatan pengelolaan keuangan, baik pemasukan maupin pengeluaran melalui sebuah alat bukti otentik berupa hitam diatas putih yang sah.

“Tidak perlu pintar untuk menjadi seorang petugas pengelola keuangan, tetapi harus cerdas yang dilandasi oleh tanggung jawwab dan diawali oleh sebuah niat baik sehingga bisa terhindar dari fitnah buruk pihak-pihak tertentu yang ingin menjerumuskan,” tuturnya.

Abubakar juga menjelaskan bahwa para pengelola keuangan harus bisa memperdalam peran dan jabatan yang tengah diemban sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yang telah ditentukan. Disamping menumbuhkan motivasi dan tanggung jawab.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Bandung Barat, Drs. Sudibyomengatakan bahwa untuk menghindari berbagai kesalahan dalam pengelolaan keuangan daerah, pihaknya akan selalu melakukan pembinaan dan meningkatkan keahlian para aparat sehingga akan melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu dan cakap dalam mengimplementasikan sistem dan prosedur pengelolaan keuangan.

“Kami berharap, para aparat pengelola keuangan bisa mengimplementasikannya dalam pelaksanaan kegiatan kedinasan dimasing-masing SKPD,” pungkasnya. (DAP/BL)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar